Lagi, TKW Hilang di Arab Saudi

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Seorang tenaga kerja wanita asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, yang bekerja di Arab Saudi dikabarkan menghilang enam bulan lalu. Pihak agen penyalur di Jakarta saat dimintai keterangan oleh keluarga TKW tidak memberitahukan dan seolah melepas tanggung jawab.

Orangtua TKW, Oking Narlia (66), warga Jalan Ampera, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, mengaku khawatir dan meminta bantuan polisi dengan melaporkan kehilangan anaknya, Yani Mulyani (31), kepada Polres Kota Tasikmalaya, Rabu (23/2/2011).

Dihadapan polisi, Oking menerangkan, sejak enam bulan lalu, Yani yang sudah memiliki empat anak itu ditawari kerabatnya yang datang ke rumah untuk bekerja di Arab Saudi.

Sejak kepergiannya, Oking mengatakan tidak mendapat kabar melalui surat atau kontak melalui telepon hingga membuat panik dan bingung pihak keluarga.

Dengan hilangnya Yani, Oking menaruh prasangka buruk anaknya menjadi korban penjualan perempuan (trafficking) atau mendapatkan perlakukan kekerasan oleh majikannya di Arab seperti yang diberitakan di media massa.

Dalam upayanya mencari kabar tentang keberadaan Yani, Oking telah mendatangi pihak agen perusahaan penyalur TKI yang berada di Jakarta. Namun, hasilnya tidak memuaskan karena pihak penyalur tersebut tidak menunjukkan bukti atau memberi informasi tentang kondisi ataupun keberadaan Yani.

“Saya berharap mendapat bantuan dari polisi karena saya tidak tahu harus mencari kabar anak saya ke mana lagi,” katanya.

Sementara itu, Yani pergi bekerja di Arab Saudi karena keterdesakan ekonomi keluarga sejak ditinggal kabur suaminya, hingga dituntut harus mampu menghidupi empat anaknya.

Kebutuhan ekonomi tersebut membuat Yani memutuskan mengadu nasib di luar negeri setelah mendapat izin orangtuanya, bahkan kala itu sempat diantar Oking menuju tempat penampungan TKW di Jakarta.

Oking sempat menemani Yani beberapa hari di tempat penampungan dan mendapatkan kepastian dari perusahaan Yani akan segera diberangkatkan ke Arab Saudi hingga akhirnya Oking memutuskan kembali ke Tasikmalaya.

“Saat itu, saya tidak tahu di mana dia, apakah sudah diberangkatkan atau ada permainan di perusahaan penyalur TKW,” kata Oking yang tidak mengetahui legalitas perusahaan tersebut.

Tentang Maryudi

Saya adalah TKI , dan ingin berbuat sesuatu untuk negaraku INDONESIA
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s