TKW Korban Perkosaan, Kini Hamil 9 Bulan

SUKABUMI, KOMPAS.com – Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kampung Cisitu, RT 14/5, Desa Sukamulya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengadu ke Kementerian Sosial RI atas penyiksaan yang dilakukan oleh majikannya di Yordania.

“Saya berharap dari Kemensos RI bisa membantu saya untuk mendapatkan hak saya, karena sisa gaji saya selama tiga tahun bekerja belum dibayarkan,” kata, TKW korban penyiksaan majikannya, Siti Sukaesih (27) usai mendapatkan peninjauan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Kemensos RI di rumah, Selasa (17/5/2011).

Di hadapan staf Kemensos RI dirinya menginginkan agar bisa segera mendapatkan pengobatan, karena luka penyiksaan yang terdapat di sekujur tubuhnya butuh pengobatan dan perawatan.

Selain itu, dirinya pun menceritakan kisah yang dialaminya selama bekerja di rumah majikannya di Yordania, selama 3,5 tahun Siti disiksa dan sampai sekarang luka di tubuhnya masih tampak, bahkan jari-jari kaki dan tangannya patah.

Siti menambahkan, dirinya trauma dan tidak ingin kembali menjadi TKW di negara manapun, dan lebih baik bekerja di kampung halamannya.

“Hasil menjadi TKW hanya mendapatkan penyiksaan dan tidak dapat apa-apa adapun uang yang diberikan majikan saya sudah habis untuk biaya pulang dari Yordania,” tambahnya.

Sementara itu, anggota TRC Kemensos RI, Nahar menuturkan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus penyiksaan yang dialami Siti oleh majikannya di Yordania, selain itu pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kementerian lainnya khususnya Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

“Untuk masalah gaji yang belum dibayarkan kami akan usahakan membantunya dengan cara berkoordinasi dengan pihak lain, tetapi tujuan utama saya datang ke sini adalah untuk meninjau kondisi TKW ini,” kata Nahar.

Ia menuturkan, jika pemerintah daerah atau pihaknya lainnya tidak membantu kondisi Siti, maka pihaknya sepenuhnya akan mengambil alih kasus ini khususnya untuk biaya pengobatan dan perbaikan kondisi korban. “Kami akan segera melaporkan kasus ini kepada kementerian lain yang terkait,” tuturnya.

Selain mengunjungi Siti, TRC Kemensos RI juga meninjau TKW asal Cikukulu, Kecamatan Cicantayan yang diperkosa oleh majikannya di Arab Saudi dan sampai saat ini TKW yang enggan disebutkan namanya tersebut usia kandungannya sudah menginjak sembilan bulan.

“Kami cukup prihatin dengan kondisi TKW ini karena warga sekitar tidak menerima kepulangannya sebab pulang dalam keadaan hamil besar, maka dari itu kami datang untuk memberikan bantuan kepada korban agar bisa mendapatkan perlakuan yang sepantasnya sampai anaknya dilahirkan,” tandasnya.

Tentang Maryudi

Saya adalah TKI , dan ingin berbuat sesuatu untuk negaraku INDONESIA
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s