Apjati Dukung Perundingan Indonesia-Arab Saudi

SOLINDUN.COM, JAKARTA (Pos Kota) – Asosiasi Perusahaan Jasa TKI (Apjati) mendukung hasil perundingan pejabat tinggi (SOM) Indonesia dan Saudi Arabia yang memberi perlindungan lebih konkrit, seperti mengharuskan majikan melindungi TKI melalui program asuransi di negara itu. “Kita mengapresiasi langkah-langkah pemerintah RI yang memprioritaskan perlindungan TKI di Saudi,dan mendesak agar Deplu melalui KBRI dan KJRI segera melaksanakan legalisasi PK sebagaimana hasil kesepakatan dengan Pemerintah Kerajaan Saudi,” kata Sekjen Apjati Rusjdi, Minggu.

Kesepakatan tersebut, lanjautnya, akan memberi kepastian bagi majikan untuk bisa merekrut TKI dan bekerja di rumahnya, sementara bagi perusahaan jasa TKI dan mitranya di di Saudi mendapat kepastian waktu untuk mengurus administrasinya, seperti pelatihan, visa, fiskal dan lainnya. Sementara, kesepakatan yang mengharuskan majikan mengikutsertakan TKI informal yang direkrutnya dalam program asuransi merupakan langkah bijak yang perlu dikawal bersama agar para TKI kita mendapatkan perlindungan yang maksimal. “Semoga kesepakatan itu menjadi langkah perbaikan yang siginifikan atas perlindungan TKI selama bekerja di Saudi,” kata Rusjdi.

Sebelumnya, delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kepala BNP2TKI M. Jumhur Hidayat itu menghasil sejumlah kesepakatan diantaranya, RI-Saudi sepakat perjanjian tertulis (MoU)perlindungan TKI akan rampung paling lambat enam bulan dari sekarang. Dan kelompok kerja bersama kedua negara akan menyusun naskah MoU secepatnya. Mengenai perlindungan, Pemerintah Kerajaan Saudi akan menunjuk perusahaan asuransi lokal dengan sepengetahuan KBRI dan atau KJRI di Saudi.

Sebelumnya, Indonesia memperketat penempatan TKI ke Saudi disamping minat calon tenaga kerja informal ke negara itu menurun menyusul sejumlah kasus yang menimpa penatalaksana rumah tangga (PRT) Indonesia di sana.  KBRI di Saudi beberapa waktu lalu mensyaratkan majikan dan TKI harus menandatangani perjanjian kerja (PK) di KBRI yang isinya antara lain, kewajiban majikan memuat foto, denah rumah, peta rumah, dan slip gaji calon majikan. Hasil pertemuan pejabat tinggi kedua negara sepakat untuk memasukkan ketentuan tersebut dalam pengajuan asuransi TKI.

Iklan

Tentang Maryudi

Saya adalah TKI , dan ingin berbuat sesuatu untuk negaraku INDONESIA
Pos ini dipublikasikan di Arab Saudi. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Apjati Dukung Perundingan Indonesia-Arab Saudi

  1. Tri Lestanto berkata:

    seleksi pengiriman TKI perlu khususnya TKW, karena banyak masalah di luar negeri TKW.Seleksi majikan di luar negeri juga perlu karena banyak majikan juga yang ngak mau gaji TKI. jangan asal-asalan memberikan Visa.Ujung-ujungnya nanti jadi kaburan,khususnya TKW banyak yang di nikah siri sama TKI sendiri,atau bangsa luar seperti Banglades,pakistan,mesir dll.yang sebenarnya akan memperburuk citra bangsa indonesia sendiri, karena prakteknya hampir sama dengan nikah kontrak,nikah sebatas airport, dan apalah namanya yang jelas hanya di pakai sementara untuk menyalurkan nafsu birahinya,.mohon maaf bukanya saya munafik. tapi kenyataanya begini di saudi arabia, ini agak berkurang karena pengiriman TKW ditutup.dulu saya malu kalau ditanya orang luar minta wanita indonesia,memangnya apa kaya barang murahan saja,.mau di kemanain harga diri saya,cuma saya tinggal saja. daripada banyak ngomong,.lebih baik saya bekerja.untuk masa depan keluarga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s