Disiksa di (Arab), TKW Cacat Permanen (Siti Amuni) dan (Ronia) Meninggal.

KARAWANG, SOLINDUN.COM – Dua tenaga kerja wanita (TKW) asal Karawang, Jawa Barat mengalami nasib tragis saat bekerja di Arab Saudi.

Siti Amuni binti Sutarman (31) mengalami cacat seumur hidup akibat siksaan, sedangkan Rosnia binti Azis (34) dikabarkan tewas terjatuh dari lantai atas rumah majikannya. Keluarga kedua korban kini tengah menanti pertolongan dari berbagai pihak.  Siti Amuni terpaksa dipulangkan ke rumahnya di Kampung Babakan Plawad, Desa Karang Mulya, Kecamatan Teluk Jambe Barat karena dianggap sudah tidak bisa bekerja lagi akibat kecacatannya itu.

Kedua tangannya bengkok, sedangkan seluruh jarinya tidak bisa digerakkan lagi. Sekujur tubuh ibu beranak satu ini juga penuh bekas luka yang sangat parah. Bahkan di kepalanya masih terdapat luka yang belum sembuh benar.  Perempuan kelahiran 1980 itu tiba di rumahnya Kamis (8/6) malam tanpa ada saudaranya yang menjemput di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Bahkan, Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang memberangkatkannya ke Arab Saudi juga tak mengantarkannya.  Ia tiba di rumah dengan menumpang mobil milik BNP2TKI setelah beberapa jam beristirahat dan membereskan dokumen di bandara internasional itu.

“Saya disiksa oleh majikan perempuan,”ungkapnya menceritakan mengenai tubuhnya yang sudah tak normal lagi. Ia tak bisa membendung tangisnya ketika menceritakan majikannya yang tidak diketahui namanya itu memukuli dengan balok atau menyiram tubuhnya dengan air panas. Bahkan setrika yang sangat panas pernah mendarat di tubuhnya.  Ia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa ketika siksaan itu datang. Ia tidak pernah mendapat kesempatan untuk memiliki handphone seperti yang disarankan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  beberapa waktu lalu. Semua barang termasuk dokumen penting miliknya dikuasai oleh majikannya. “Saya tidak pernah bisa komunikasi dengan orang lain,”ungkapnya sedih.

Siti Amuni berangkat ke Arab Saudi pada 1 Januari 2008 melalui PT Multi Insan Amanah, sebuah PJTKI yang beralamat di Jakarta. Ia dipekerjakan di rumah majikannya di Wilayah Bahdur yang ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 6 jam dari Kota Makah dan sekitar 4 jam dari Madinah.  Menurutnya, sebulan dia dibayar 800 real. “Memang dibayar sesuai janji, tapi enam bulan terakhir sudah tidak digaji,”ungkap Sutarman (68) ayah Siti Amuni yang selalu mendampinginya.  Sutarman mengaku, kini ia tidak memiliki uang lagi. Uang gaji Siti Amuni selama ini dikirimkan kepada Carman, suaminya yang kini justru telah menikah lagi dengan perempuan lain. “Jadi kami tidak bisa membawa anak saya berobat ke rumah sakit,”ucapnya. Untuk sementara ini, pihak keluarga berupaya berobat dengan ramuan tradisional yang dibikin sendiri.

Tewas

Sementara itu TKW lainnya Ronia binti Azis warga Dusun Bayur, Desa Payungsari, Kecamatan Pedes dikabarkan meninggal beberapa waktu lalu di Arab Saudi. Menurut kabar, perempuan berusia 34 tahun itu jatuh dari lantai atas rumah majikannya.  Belum ada pihak keluarga yang bisa memberi keterangan. Namun Camat Pedes Ade Sudiana yang dihubungi SH tadi malam membenarkan seorang warganya yang juga tetangganya itu meninggal di negara tersebut. Namun ia tidak mengetahui persis sebab-sebab meninggalnya Ronia.

“Saya sudah mendapat kabar tentang adanya warga saya yang meninggal, tapi saya belum mendapat informasi yang lebih lengkap karena keluarganya sedang ke Jakarta mengurus kepulangan jenazah,”tandasnya.

Ade Sudiana belum mengecek apakah keberangkatannya ke Arab Saudi itu melalui prosedur yang sudah ditetapkan atau tidak. “Saya mendapat kabarnya juga baru, jadi belum sempat saya cek,”ucapnya.  Kabupaten Karawang merupakan salah satu daerah terbesar di Jawa barat yang mengirim TKI ke negara-negara Timur Tengah. Berdasarkan data Disnaker sekitar 13 ribu dari daerah yang dikenal sebagai lumbung padi ini mencari penghidupan di negara-negara Timur Tengah. Namun data lain menyebutkan lebih dari 40 ribu berada di negara itu. Dari jumlah itu, sudah puluhan TKI pulang hanya nama ataupun cacat.

Tentang Maryudi

Saya adalah TKI , dan ingin berbuat sesuatu untuk negaraku INDONESIA
Pos ini dipublikasikan di Arab Saudi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s