Keluarga Minta “Ruyati” Dipulangkan

BEKASI, SOLINDUN@KOMPAS.com – Pemerintah didesak untuk mendatangkan jenazah Ruyati binti Satubi, tenaga kerja asal Kabupaten Bekasi, yang telah dihukum pancung di Arab Saudi. Demikian diutarakan oleh kedua anak Ruyati, Evi Kurniati (32) dan Irwan Setiawan (27), di rumah duka di Kampung Ceger RT 03 RW 2 No 28 Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Senin (20/6/2011).

“Kami yakin ibu bisa dimakamkan di sini (Indonesia),” kata Irwan.

Ia mengatakan, Pemerintah Indonesia harus bisa memulangkan jenazah Ruyati sebab selama ini dinilai lamban dalam mendampingi Ruyati selama persidangan.

“Kabar ibu telah dieksekusi mati pertama kali kami ketahui bukan dari pemerintah,” kata Irwan.

Evi menuturkan, keluarga sangat terkejut mendengar kabar ibunda tercinta telah dieksekusi di Arab Saudi. Seharusnya, keluarga mendapatkan pemberitahuan dari pemerintah setempat kapan pelaksanaan hukuman mati itu.

“Kami menyesalkan hukuman mati ini, dan ini dikarenakan keterlambatan pemerintah Indonesia dalam menangani kasus ibu,” kata Evi penuh kekecewaan.

Adapun kasus pidana yang dihadapi Ruyati bergulir sejak Januari 2010. Sejak saat itu, keluarga telah berulangkali mendatangi kantor Kementerian Luar Negeri, BNP2TKI, bahkan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta untuk menanyakan upaya pemerintah dalam membantu kasus yang dialami Ruyati. Namun, jawaban pemerintah tidak membantu.

“Kami pernah dijanjikan dibuatkan surat jalan bagi keluarga yang akan menengok ibu, tetapi biaya ke sana harus ditanggung sendiri,” kata Irwan.

Tentang Maryudi

Saya adalah TKI , dan ingin berbuat sesuatu untuk negaraku INDONESIA
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s