Polisi Usut Pemalsuan Dokumen Ruyati

SOLINDUN@KOMPAS.com – Kepolisian tengah menyelidiki kasus dugaan pemalsuan dokumen persyaratan milik almarhum Ruyanti binti Satubino (54), tenaga kerja Indonesia, sebelum berangkat ke Arab Saudi.

“Sedang diselidiki. Kita cari tahu siapa penyalurnya. Apakah ada pemalsuan umur, dan sebagainya,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jumat (24/6/2011).

Boy mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Boy belum tahu apakah sudah ada laporan dari BNP2TKI. “Hasil koordinasi akan ditindaklanjuti,” kata dia.

Seperti diberitakan, BNP2TKI telah meminta seluruh dokumen persyaratan milik Ruyati dari Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yakni PT Darsa Graha Utama setelah Ruyati dihukum pancung di Arab Saudi.

Dalam UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, umur calon tenaga kerja saat mendaftarkan yakni minimal 18 tahun dan maksimal 39 tahun. Adapun umur Ruyati kini 54 tahun. Dia dikirim ke Arab sejak tahun 2008.

Tentang Maryudi

Saya adalah TKI , dan ingin berbuat sesuatu untuk negaraku INDONESIA
Pos ini dipublikasikan di Arab Saudi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s