Enam Lagi Terancam Hukuman Mati di LN

Tertangkap Bawa Narkoba di Tiongkok
Solindon@JawaPos.com – Kian panjang saja daftar warga negara
Indonesia (WNI) yang terancam hukuman mati di luar
negeri (LN). Belum lagi jelas nasib Satinah, 40, tenaga
kerja perempuan asal Desa Kalisadi, Kecamatan Ungaran
Barat, yang terancam hukuman pancung di Arab Saudi,
enam WNI asal Jateng terancam hukuman mati di Tiongkok.
Mereka ditangkap polisi karena menjadi kurir, menyimpan,
bahkan mengedarkan narkoba.
Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi,
dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jateng Edison
Ambarura, di antara para WNI tersebut, ada yang
sudah divonis dan tinggal menunggu hukuman mati.
”Namun, ada juga yang masih sidang. Mereka
awalnya bekerja di sana, tapi kemudian terjerumus
jaringan narkoba,” ujarnya.
Salah seorang warga Jateng yang terancam hukuman
mati di negeri Tirai Bambu itu adalah Nur Bidayati,
warga Mojo Tengah, Wonosobo. Perempuan kelahiran
Temanggung 1973 itu ditangkap di Bayun Internasional
Airport pada Desember 2008 karena membawa
985 gram heroin. Nur yang kini dipenjara di Guangzhou
itu dijatuhi hukuman mati dengan penundaan dua
tahun pada pengadilan tingkat pertama dan dikuatkan
pada sidang banding.
Warga lain, Dyah Purwaningsih, 34, asal Mojosongo,
Boyolali, tertangkap di TPI Luohu, Shenzen, karena menyelundupkan
756,8 gram narkoba pada 18 Januari 2010.
Dia dijatuhi hukuman mati pada 27 Mei 2010 dengan
penundaan dua tahun.
Ari Ani Hidayah, warga Kebasen, Banyumas, ditahan di
penjara Haikuo, Provinsi Hainan. Pada 17 Juni 2010 Ari
ditangkap di Bandara Meilan, Hoikuo, karena membawa
594 gram heroin. Tuti, 26, warga Cilacap, tertangkap di
Bandara Shenzen karena membawa 694 gram heroin
pada 27 Maret 2011.
Pada Desember 2010, Sri Mulyani, 26, warga Kendal, kedapatan
membawa narkoba. Sebelumnya, pada Oktober 2010,
Sri Bidayati, 31, warga Pati, dituduh menyimpan narkoba.
Edison mengatakan, warga Jateng yang terancam hukuman
mati di Tiongkok itu ditangani Kemendagri dan
KBRI setempat. ”Kami mengimbau para tenaga kerja asal
Jateng agar berhati-hati jika menerima paket kiriman
dari orang lain,” katanya. (ric/jpnn/c2/soe)

Tentang Maryudi

Saya adalah TKI , dan ingin berbuat sesuatu untuk negaraku INDONESIA
Pos ini dipublikasikan di Hongkong. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s