Aliansi LSM Desak Saudi Arabia Batalkan Hukuman Pancung

Solindon@KOMPAS.com — Aliansi Masyarakat Sipil Anti Hukuman Mati mendesak pemerintah Kerajaan Saudi Arabia untuk membatalkan hukuman mati terhadap 26 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai buruh migran.

Analis Kebijakan Migrant Care Wahyu Susilo mengatakan, pihaknya mendesak pemerintah Saudi Arabia untuk tidak mengeksekusi Tuti Tursilawati dan 26 buruh migran asal Indonesia yang terancam hukuman mati. “Kita mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakukan diplomasi tingkat tinggi dengan Raja Arab Saudi untuk membebaskan Tuti Tursilawati dari hukuman mati,” kata Wahyu, Jumat (14/10/2011) di Jakarta.

Migrant Care juga mendesak Kerajaan Saudi Arabia dan Pemerintah Indonesia untuk segera menghapus hukuman mati atau setidaknya menerapkan moratorium hukuman mati sebagai bentuk komitmen penghormatan terhadap hak asasi manusia. “Kami mendesak dilakukan audit kinerja dan laporan kerja Satgas Pembelaan untuk TKI yang terancam hukuman mati yang hingga kini belum dilakukan,” ungkap Wahyu.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam jumpa pers di Kemeterian Luar Negeri menyatakan, pihaknya sangat mempedulikan upaya pembebasan dan pengurangan hukuman terhadap Tuti Tursilawati dan para TKI lainnya yang terancam hukuman pancung.

Mengenai informasi ancaman hukuman pancung terhadap Tuti Tursilawati yang justru diterima keluarga dari LSM, Marty menyatakan, pihaknya tidak akan meragukan keterangan Warjuki ayah Tuti Tursilawati.

Menlu berjanji, keluhan keluarga Tuti merupakan dorongan bagi Kemlu untuk bisa memperbaiki sistem komunikasi dengan keluarga-keluarga TKI yang terlibat kasus-kasus berat, seperti ancaman hukuman mati.

Tentang Maryudi

Saya adalah TKI , dan ingin berbuat sesuatu untuk negaraku INDONESIA
Pos ini dipublikasikan di Arab Saudi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s