WNA Susupi Pemulangan TKI Bermasalah

Solindon@KOMPAS.com — Pemulangan ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) bermasalah dari Arab Saudi disusupi belasan warga asing yang postur tubuhnya mirip orang Indonesia.

Tercatat 14 warga asing sempat menyusup ke dalam rombongan warga negara Indonesia (WNI) bermasalah yang akan dipulangkan ke Indonesia, ungkap siaran pers KJRI Jeddah yang diterima Kantor Berita Antara di Kairo, Sabtu (29/10/2011).

WNI bermasalah diharuskan menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) agar Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) tidak jatuh ke tangan warga negara lain yang menyusup ke dalam kumpulan WNI karena  kemiripan perawakan.

Sementara itu, para WNI bermasalah yang telah menjalani proses investigasi dan sidik jari dan dinyatakan bersih dari tindak kriminal akan dipulangkan lebih awal. Adapun mereka yang tersangkut kasus hukum tidak akan diberangkatkan hingga kasusnya dinyatakan tuntas.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Zakaria Anshar, di sela kesibukannya sebagai Koordinator Harian Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) 1432 Hijriah, terus memantau dan mengikuti proses persiapan pemulangan WNI bermasalah tahap akhir yang direncanakan berlangsung dua hari, Minggu (30/10/2011) dan Senin besok.

“Semua kelengkapan dokumen harus diteliti dengan cermat agar proses pemulangan berjalan sesuai rencana, mengingat tenggang waktu keberangkatan antarpenerbangan dengan jadwal berikutnya cukup mepet,” kata Zakaria.

Kepala Bidang Imigrasi KJRI Jeddah Tubagus Gandarsa menjelaskan, umumnya TKI bermasalah itu tidak mempunyai dokumen perjalanan.

Untuk memastikan kelancaran pemulangan massal itu, tim petugas dibagi ke dalam empat titik kegiatan, yaitu di KJRI Jeddah, Madinatul Hujjaj yang dijadikan penampungan sementara, tarhil (penjara imigrasi Arab Saudi), dan terminal  Barat Bandara King Abdulaziz Jeddah biasa digunakan sebagai terminal deportasi warga negara asing.

Sedianya, pemulangan massal TKI bermasalah yang berjumlah sekitar 1.500 orang itu dilakukan dalam 10 kloter (kelompok terbang) haji dari Jeddah, namun dikurangi hanya menjadi lima kloter.

“Pengurangan kloter dilakukan karena sebagian WNI bermasalah telah dipulangkan atas biaya Pemerintah Arab Saudi sesuai dengan kesepakatan KJRI Jeddah dan Arab Saudi,” kata Gandarsa.

Pesawat pertama yang mengangkut TKI bermasalah itu dijadwalkan berangkat pada Minggu petang waktu Arab Saudi (Minggu malam WIB), dan dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (31/10/2011) pukul 05.45 WIB. Empat kloter lain direncanakan diberangkatkan Senin.

Tentang Maryudi

Saya adalah TKI , dan ingin berbuat sesuatu untuk negaraku INDONESIA
Pos ini dipublikasikan di Arab Saudi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s