Afrika Selatan Butuh TKI yang Kuasai TI

Solindon@KOMPAS.com — Pasar tenaga kerja di Afrika Selatan terbuka luas bagi tenaga ahli sebagai operator atau profesional di bidang pengembangan teknologi informatika atau TI. Hal itu merupakan peluang bagi tenaga kerja Indonesia sektor formal.

“TKI minimal harus berkemampuan semi keahlian dan profesional jika ingin memasuki dunia kerja di Afrika Selatan (Afsel),” kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat, yang sedang berada di Pretoria, Afsel, Selasa (13/12/2011).

Jumhur sedang menjajaki kemungkinan penempatan TKI sektor formal ke Afsel dan Republik Seychelles.

Menurut Jumhur, informasi ketersediaan tenaga kerja formal di Afsel diperoleh melalui koordinasi BNP2TKI dan Kedutaan Besar RI  Pretoria sejak 2007 dan 2009.

Selama di Afsel, pihaknya bertemu dengan Kementerian Tenaga Kerja Afsel serta agen penyalur tenaga kerja asing di negara itu.

Selain BNP2TKI, secara teknis penempatan TKI formal di Afsel perlu melibatkan peran perusahaan pengerah jasa TKI di Tanah Air atau Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS). Pada saat yang sama, BNP2TKI juga akan memfasilitasi agen perekrut tenaga kerja asing di Afsel.

Afsel berpenduduk sekitar 50 juta orang, dengan jumlah tenaga kerja asingnya mencapai 20-25 persen atau sebanyak 10-12,5 juta. Tenaga kerja asing di Afsel, umumnya bekerja sebagai tenaga terampil ataupun profesional.

Tentang Maryudi

Saya adalah TKI , dan ingin berbuat sesuatu untuk negaraku INDONESIA
Pos ini dipublikasikan di Dalam Negeri. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s